Cara membuat NIB UMKM dimulai dengan menyiapkan data pelaku dan kegiatan usaha, memiliki akun OSS, lalu mengajukan perizinan sesuai bidang usaha yang dipilih. Setelah sistem menentukan tingkat risiko kegiatan, pelaku usaha perlu membaca dokumen yang terbit dan memeriksa apakah ada persyaratan lain yang harus dipenuhi.
Nomor Induk Berusaha atau NIB adalah identitas resmi untuk memulai atau menjalankan usaha di Indonesia. Pengajuannya dilakukan melalui sistem Online Single Submission (OSS). Panduan berikut berfokus pada usaha mikro dan kecil milik orang perseorangan; alur untuk badan usaha atau kegiatan dengan risiko lebih tinggi dapat berbeda.
Siapkan Data Sebelum Mengakses OSS

Persiapan membantu pelaku usaha mengisi permohonan sesuai keadaan sebenarnya. Jangan memilih bidang usaha hanya karena namanya terdengar mirip dengan produk yang dijual. Pilihan bidang akan berkaitan dengan pengelompokan kegiatan dan hasil pemeriksaan risiko pada sistem OSS.
Dalam panduan OSS untuk UMK perseorangan, sejumlah data identitas seperti NIK, nama, nomor telepon, dan alamat KTP ditampilkan oleh sistem. Pelaku usaha kemudian melengkapi data yang diminta, termasuk NPWP pribadi. Panduan tersebut menyatakan proses dapat dilanjutkan meskipun pelaku usaha belum memiliki BPJS Kesehatan atau BPJS Ketenagakerjaan.
Buat daftar kegiatan dan lokasi usaha
Tuliskan kegiatan yang benar-benar dilakukan: apakah usaha memproduksi barang, menjual kembali produk, atau menyediakan jasa. Siapkan pula nama usaha, alamat lokasi kegiatan, perkiraan modal usaha, dan informasi produk atau jasa. Data tersebut termasuk bagian yang diminta dalam alur pengajuan OSS.
Bila usaha memiliki beberapa kegiatan, periksa masing-masing bidang yang perlu dicantumkan. Informasi lokasi juga harus sesuai dengan tempat usaha berlangsung. Ketelitian pada tahap ini membantu mencegah data perizinan berbeda dari kegiatan sehari-hari.
Pahami fungsi KBLI
Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) digunakan untuk mengelompokkan bidang usaha. Saat mengisi permohonan, OSS meminta pelaku usaha memilih bidang atau kode KBLI beserta ruang lingkup kegiatan yang sesuai. Setelah data detail diisi, sistem menampilkan skala usaha dan tingkat risiko berdasarkan informasi yang dimasukkan.
Bacalah uraian bidang usaha sebelum menyimpan pilihan. Jika satu produk dapat berkaitan dengan beberapa kegiatan, tentukan kode berdasarkan aktivitas usaha yang sebenarnya, bukan semata nama produknya.
Cara Membuat NIB UMKM Melalui OSS
Pelaku usaha perlu memiliki hak akses berupa nama pengguna dan kata sandi sebelum mengajukan permohonan. Menurut panduan OSS, setelah masuk ke akun, pengguna memilih menu Perizinan Berusaha, kemudian Kelola Usaha, lalu Permohonan Baru. Nama dan letak menu dapat berubah mengikuti pembaruan sistem, sehingga gunakan panduan yang tersedia di situs OSS saat mengajukan.
Lengkapi bidang usaha dan produk
Periksa data pelaku usaha yang tampil dan lengkapi kolom yang diminta. Tambahkan bidang usaha yang sesuai, lalu isi detail kegiatan dan lokasi. Panduan OSS juga meminta keterangan seperti nama usaha, modal, jumlah tenaga kerja, deskripsi kegiatan, serta jenis dan kapasitas produk atau jasa. Isilah berdasarkan kondisi usaha, bukan perkiraan yang dibuat agar permohonan terlihat lebih besar.
Sesudah menyimpan, periksa kembali daftar usaha dan kegiatan yang ditampilkan sistem. Pastikan KBLI, lokasi, data usaha, skala, dan tingkat risiko sesuai dengan informasi yang Anda masukkan sebelum melanjutkan proses.
Baca pernyataan dan draf perizinan
OSS menampilkan pernyataan mandiri sesuai data kegiatan usaha. Baca setiap pernyataan sebelum mencentangnya karena isinya dapat berkaitan dengan kewajiban yang harus dipenuhi pelaku usaha. Pada tahap berikutnya, sistem menampilkan draf perizinan untuk diperiksa sebelum pengguna memilih penerbitan.
Setelah dokumen terbit, unduh dan simpan salinannya. Untuk usaha risiko rendah dalam panduan OSS, hasilnya mencakup NIB dan pernyataan mandiri. Dokumen tersebut dapat dilihat, diunduh, dan dicetak melalui sistem.
Apakah NIB Saja Sudah Cukup?
Jawabannya bergantung pada kegiatan dan tingkat risikonya. Karena itu, pelaku usaha perlu membaca hasil perizinan di OSS, bukan berhenti setelah melihat nomor NIB terbit. Sistem perizinan berusaha berbasis risiko menentukan dokumen sesuai bidang dan data kegiatan yang diajukan.
Periksa dokumen berdasarkan tingkat risiko
Panduan OSS menunjukkan bahwa untuk UMK risiko menengah rendah, dokumen yang terbit dapat mencakup NIB dan Sertifikat Standar, serta dokumen terkait lingkungan jika berlaku. Pada bidang tertentu, sistem juga dapat meminta pelaku usaha mengisi parameter untuk menentukan kewajiban dokumen lingkungan.
Persyaratan yang berkaitan dengan produk atau kegiatan tertentu perlu diperiksa tersendiri. Jangan menganggap NIB secara otomatis menggantikan semua dokumen lain. Bila informasi pada hasil OSS belum dipahami, gunakan kanal bantuan OSS atau layanan perizinan pemerintah daerah untuk memastikan langkah berikutnya.
Perbarui data ketika kegiatan berubah
Setelah memiliki NIB, simpan catatan tentang bidang usaha, alamat, dan produk atau jasa yang tercantum. Jika kegiatan berkembang atau informasi usaha berubah, periksa prosedur perubahan data melalui OSS agar dokumen tetap menggambarkan aktivitas yang dijalankan.
Cara membuat NIB UMKM pada dasarnya mengikuti data usaha yang benar: pilih kegiatan yang sesuai, isi permohonan dengan teliti, lalu pahami hasil perizinannya. Untuk penjelasan lain seputar dokumen dan pengelolaan usaha, baca artikel kategori Legalitas dan Perizinan di InfoUMKM.
