Sunday, 27 September 2026
Pemasaran Digital

Cara Membuat Katalog WhatsApp Business agar Produk UMKM Mudah Dipilih

Cara Membuat Katalog WhatsApp Business agar Produk UMKM Mudah Dipilih

Katalog WhatsApp Business membantu pelanggan melihat produk atau layanan dalam satu etalase digital sebelum bertanya melalui chat. Agar berguna untuk pemasaran, pelaku UMKM perlu menyiapkan foto yang jelas, informasi produk yang lengkap, serta kebiasaan memperbarui katalog ketika harga atau ketersediaan berubah.

Fitur katalog dapat mengurangi kebutuhan mengirim foto dan penjelasan yang sama berulang kali. Namun, katalog tetap memerlukan pelayanan yang baik: calon pembeli mungkin masih ingin memastikan pilihan, biaya pengiriman, atau waktu pengerjaan sebelum memesan.

Siapkan Informasi Produk Sebelum Mengunggah

Katalog yang rapi dimulai di luar aplikasi. Buat daftar produk yang akan ditampilkan, lalu kumpulkan nama, foto, pilihan ukuran atau varian, harga, dan penjelasan singkat.

Katalog yang rapi dimulai di luar aplikasi. Buat daftar produk yang akan ditampilkan, lalu kumpulkan nama, foto, pilihan ukuran atau varian, harga, dan penjelasan singkat. Periksa apakah informasi tersebut sesuai dengan barang yang benar-benar dijual.

Mulailah dari produk yang tersedia atau paling sering ditanyakan pelanggan. Mengunggah banyak item sekaligus tidak banyak membantu bila sebagian sudah tidak dijual atau keterangannya belum siap.

Ambil foto untuk katalog WhatsApp Business

Gunakan latar yang tidak mengalihkan perhatian dari produk dan pastikan cahaya cukup. Tampilkan bentuk utuh barang, lalu tambahkan sudut lain untuk menunjukkan detail penting seperti bahan, isi kemasan, atau bagian belakang produk. WhatsApp Business sendiri menyarankan gambar dari berbagai sudut dan foto jarak dekat agar pelanggan dapat menilai produk dengan lebih baik.

Foto sebaiknya menggambarkan warna dan kondisi barang secara wajar. Hindari penyuntingan yang membuat produk tampak berbeda dari kenyataan. Untuk layanan, gunakan gambar hasil pekerjaan yang relevan dan pastikan Anda memiliki izin sebelum menampilkan pekerjaan atau informasi milik pelanggan.

Tulis nama dan deskripsi yang menjawab pertanyaan

Nama seperti “Paket A” mungkin mudah dipahami pemilik usaha, tetapi belum tentu jelas bagi pembeli baru. Gunakan nama yang menyebut jenis produk dan pembeda utamanya, misalnya ukuran, isi, atau varian. Deskripsi dapat menjelaskan bahan, pilihan, cara penggunaan, atau hal lain yang biasa ditanyakan pelanggan.

Tulislah ringkas dan spesifik. Untuk produk makanan, misalnya, informasi jumlah isi dan cara pemesanan sering lebih berguna daripada kalimat promosi panjang. Bila harga bergantung pada ukuran atau pilihan layanan, jelaskan dasar perbedaannya agar pelanggan mengetahui apa yang perlu ditanyakan.

Buat dan Kelola Item dalam Katalog

Menurut Pusat Bantuan WhatsApp, katalog dibuat dan dikelola melalui aplikasi WhatsApp Business. Karena tampilan menu dapat berbeda menurut perangkat dan pembaruan aplikasi, ikuti petunjuk yang muncul pada versi aplikasi yang Anda gunakan.

Saat menambahkan item, periksa kembali foto dan informasi sebelum menyimpannya. Lihat hasilnya sebagaimana pelanggan melihat katalog: apakah nama mudah dimengerti, gambar cukup jelas, dan pilihan produk dapat dibedakan?

Kelompokkan produk yang memiliki banyak pilihan

Jika usaha menjual berbagai jenis barang, susun koleksi berdasarkan kebutuhan pelanggan. Toko makanan dapat memisahkan camilan, paket hadiah, dan menu prapesan. Penyedia jasa dapat mengelompokkan layanan dasar dan layanan tambahan. WhatsApp menyediakan koleksi katalog untuk membantu pelanggan menemukan produk atau layanan yang dicari.

Gunakan nama koleksi yang sederhana. Pengelompokan yang terlalu rinci justru dapat membuat pelanggan harus membuka banyak bagian sebelum menemukan barang yang diinginkan.

Perhatikan peninjauan dan aturan produk

Gambar, video, produk, dan layanan yang dimasukkan ke katalog dapat melalui peninjauan terkait kebijakan WhatsApp Business. Karena itu, pastikan item yang ditampilkan sesuai dengan aturan platform dan gunakan materi visual yang memang berhak Anda pakai.

Apabila item tidak tampil sebagaimana mestinya, periksa pemberitahuan di aplikasi dan rujuk Pusat Bantuan WhatsApp. Jangan langsung membuat unggahan berulang tanpa memahami penyebab masalahnya.

Bagikan Katalog pada Saat yang Tepat

Katalog bukan hanya daftar yang menunggu ditemukan. Pemilik usaha dapat membagikan seluruh katalog atau tautan item tertentu kepada pelanggan melalui fitur aplikasi. WhatsApp Business menyebut tautan produk juga dapat dibagikan ke kanal seperti Facebook dan Instagram.

Pilih tautan yang sesuai dengan percakapan. Jika seseorang menanyakan satu produk, kirim item tersebut disertai jawaban singkat. Jika pelanggan ingin membandingkan beberapa pilihan, bagikan koleksi atau katalog dan tawarkan bantuan untuk memilih.

Hubungkan konten promosi dengan produk yang relevan

Saat membuat unggahan media sosial, tampilkan manfaat atau detail produk, lalu arahkan pembaca ke item katalog yang sesuai. Cara ini mempersingkat langkah dari melihat promosi hingga menanyakan pesanan. Pastikan keterangan promosi dan informasi dalam katalog sama, terutama untuk harga dan varian.

Hindari mengirim tautan promosi berulang kepada orang yang tidak memintanya. Percakapan yang relevan lebih membantu daripada banyak pesan yang mengganggu.

Siapkan jawaban untuk pertanyaan lanjutan

Katalog tidak selalu memuat seluruh rincian transaksi. Pelanggan mungkin masih perlu mengetahui stok saat ini, pilihan pengiriman, biaya tambahan, atau jadwal layanan. Siapkan informasi tersebut agar balasan tidak saling bertentangan.

Sebelum mencatat pesanan, konfirmasikan item, varian, jumlah, total biaya, serta cara penerimaan barang. Catatan pesanan yang jelas membantu pemilik usaha dan pembeli memahami kesepakatan yang sama.

Perbarui Katalog dan Evaluasi Hasilnya

Luangkan waktu untuk memeriksa katalog WhatsApp Business secara berkala. Ubah informasi jika harga, kemasan, ukuran, atau ketersediaan produk berubah. Arsipkan item yang sudah tidak ditawarkan agar pelanggan tidak memilih barang yang tidak dapat dipenuhi.

Catat produk yang paling sering ditanyakan setelah tautannya dibagikan. Jika pelanggan terus menanyakan informasi yang sama, perbaiki foto atau deskripsinya. Katalog yang efektif memudahkan orang memahami pilihan dan membantu usaha melayani pertanyaan dengan lebih cepat. Temukan panduan promosi online lainnya dalam kategori Pemasaran Digital di InfoUMKM.

Leave a Comment